Tips Aman Merenovasi Rumah Saat Musim Hujan

Idealnya, musim panas adalah waktu yang tepat untuk membangun atau merenovasi rumah. Udara serta paparan sinar matahari dapat mempercepat proses pengeringan, sehingga bisa menghemat waktu pengerjaan. Namun bagaimana jika renovasi harus dilakukan saat musim hujan?

Terkadang ada kondisi tertentu yang ‘memaksa’ kita untuk segera melakukan renovasi pada rumah kendati musim hujan telah tiba. Misalnya saja pekerjaan meningkat atau menambah ruang. Selain menghambat proses pengerjaan, cipratan air hujan juga beresiko merusak kualitas material ataupun kondisi struktur atap dan dinding yang belum mengering dengan sempurna. Bagaimana mengatasinya?

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah mengamankan bahan baku atau material yang hendak digunakan dari cipratan air hujan. Sebab pelapukan material yang disebabkan oleh air mempengaruhi kualitas struktur atau pondasi bangunan. Oleh sebab itu, sebaiknya Anda menyediakan area khusus untuk menyimpan material atau memasang terpal untuk menjaga material dari cipratan air hujan.

Langkah kedua adalah perhatikan kondisi cuaca. Jangan terburu-buru atau memaksakan pekerjaan saat hujan turun. Sebab cipratan air hujan mempengaruhi kualitas adukan semen yang berujung pada sejumlah masalah struktur dikemudian hari, seperti dinding retak. Anda bisa memasang terpal untuk melindungi dinding baru yang masih basah agar cepat mengering sebelum tahap plesteran, acian dan finishing dimulai.

Foto : Ifran Nurdin

LEAVE A REPLY