Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Broker Properti

House owner/real estate agent giving away the keys
Sumber: http://trematerracustomhomes.com

Menggunakan jasa agen properti atau broker akan sangat memudahkan Anda dalam menjual rumah. Anda tidak perlu repot berhubungan langsung dengan calon pembeli.

Akan tetapi, sebelum bekerja sama dengan agen properti, ada hal-hal yang perlu Anda ketahui sebelumnya. Hal ini terutama menyangkut biaya yang akan Anda bayarkan dan jenis perjanjiannya.

Berikut ini kami paparkan.

Tipe Perjanjian

Ada dua tipe perjanjian yang biasanya digunakan oleh agen properti. Tipe terbuka (open listing) dan terikat.

Open listing artinya Anda membuka kesempatan bagi beberapa agen properti untuk menjual rumah Anda. Sedangkan perjanjian terikat hanya pada satu agen saja.

Lama Kerja Sama Berlaku

Pada umumnya kerja sama berlangsung selama tiga bulan atau sesuai dengan kesepakatan. Jika dalam tiga bulan properti yang Anda jual belum laku, Anda bisa memperpanjangnya. Lama perpanjangannya akan dibicarakan lagi sesuai dengan kesepakatan Anda.

Terjual Bukan Melalui Agen

Hal ini adalah yang sangat penting tercantum di kontrak kerja Anda. Jika bangunan Anda laku namun tidak melalui agen, ada beberapa agen yang tetap menagihkan komisinya kepada Anda. Akan tetapi, hal ini dapat Anda hindari dengan kontrak yang jelas pada kedua belah pihak.

Komisi

Komisi untuk agen properti berkisar antara 2 – 3% dari harga jual rumah. Akan tetapi, besaran ini tidak selalu sama antara satu agen dengan agen yang lain. Anda dapat menegosiasikannya dengan agen yang Anda temui.

Menentukan Harga

Agen properti yang akan Anda sewa tentu akan menafsir harga rumah Anda. Akan tetapi, sebelum dia memberi tafsiran harganya, sebaiknya Anda sudah mencari tahu harga rumah Anda di pasaran. Untuk mengetahui cara menafsirnya, Anda bisa melihat di sini. Besar harga yang Anda sepakati dengan broker juga akan mempengaruhi komisi yang ia dapatkan.

1 COMMENT

LEAVE A REPLY